Senja di Matamu
Di ufuk barat, mentari pamit,
Di matamu, kulihat langit.
Cinta ini mekar tanpa izin,
Seperti senja yang tak pernah ingin.
Di ufuk barat, mentari pamit,
Di matamu, kulihat langit.
Cinta ini mekar tanpa izin,
Seperti senja yang tak pernah ingin.
Jendela berembun, hati membeku,
Rintik hujan nyanyikan rindu.
Setiap tetesnya adalah namamu,
Yang takkan kembali, meski kutunggu.
Jalan terjal bukan halangan,
Debu dan keringat jadi teman.
Setiap langkah adalah pelajaran,
Menuju puncak sebuah impian.